Info otomotif R4

PENTINGNYA PEMERIKSAAN WHEEL ALIGNMENT UNTUK JAGA SUSPENSI DAN KONDISI BAN

Mekanik bengkel mobil Suzuki

Memberikan perhatian terhadap bagian kaki-kaki kendaraan dapat memberikan ketenangan dalam bertransportasi serta mendeteksi masalah yang muncul lebih dini. Salah satu masalah di kaki-kaki kendaraan yang sebaiknya dihindari adalah roda yang tidak selaras dan dapat mempengaruhi suspensi dan kondisi ban. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengimbau konsumen melakukan pemeriksaan dan pengaturan wheel alignment secara berkala, untuk memastikan kondisi roda sudah selaras dan seimbang antara Camber, Caster, Toe, dan Kingpin Inclination.



Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), wheel alignment berfungsi memastikan stabilitas suspensi kendaraan agar bekerja dengan baik dan membuat usia roda lebih awet. Saat melakukan pemeriksaan wheel alignment, yang perlu diperhatikan adalah Camber, Caster, Toe, dan Kingpin Inclination untuk memastikan bahwa sudut ban dapat terpasang dengan baik karena hal tersebut dapat mempengaruhi cara ban bersentuhan dengan jalan. Berikut pengertian mengenai Camber, Caster, Toe, dan Kingpin Inclination.

Camber
Camber adalah tingkat kemiringan roda pada bagian atas apabila dilihat dari sudut vertikal. Pemeriksaan ini untuk memastikan sudut ban tidak miring ke dalam atau ke luar. Apabila camber tidak sejajar/selaras, mungkin dipengaruhi kerusakan pada bantalan yang aus, suspensi roda, atau sambungan joint. Camber memiliki 2 jenis sudut, yaitu positif dan negatif. Untuk positif, bagian atas memiliki kemiringan ke arah luar. Hal ini bertujuan untuk menyeimbangkan ban bagian bawah yang tertekan ke luar saat dibebani dan beban pada steering berkurang. Sedangkan negatif, bagian atas memiliki kemiringan ke arah dalam yang berfungsi untuk mengupayakan kendaraan stabil dan juga lurus. Camber negatif biasanya digunakan untuk mobil yang memiliki ground clearance rendah atau ceper atau mobil balap yang membutuhkan kestabilan tinggi saat berbelok tajam dengan kecepatan tinggi.

Caster
Caster adalah sudut dari garis simetri kingpin dan garis vertikal di bidang datar. Sudut ini berfungsi menyeimbangkan kemudi, memberikan stabilitas, dan menyeimbangkan kendaraan ketika di jalanan menikung. Caster diatur agar sudutnya tetap di tengah, agar sumbu kemudi tetap lurus dan seimbang, karena apabila tidak seimbang maka mobil akan mengarah ke satu sisi saja. Caster terdiri dari dua jenis yaitu positif dan negatif. Caster positif yaitu posisi ketika bagian atas roda mengarah ke belakang kendaraan. Caster positif ini membuat titik pusat permulaan dari singgung ban dengan jalan ada di belakang titik potong sumbu kingpin. Sedangkan Caster negatif, posisi ketika bagian atas roda mengarah ke depan kendaraan. Ada juga caster nol yakni ketika garis simetri pada kingpin atau tumpuan sejajar bersama garis vertikal yang datar. Kelebihan dari caster sendiri adalah untuk roda kemudi yang akan kembali lurus ketika pengemudi membelokkan kendaraan.

Toe
Toe adalah sudut yang berbelok ke dalam atau ke luar apabila dilihat dari atas menggunakan alat ukur yang digunakan. Apabila terjadi kesalahan maka dapat mempercepat keausan roda. Berbeda dengan caster dan camber, pengukuran toe menggunakan satuan inci. Toe sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu toe in dan toe out. Pemeriksaan ini adalah untuk memastikan bahwa sudut ban tidak terlalu belok ke dalam atau ke luar atau perlu disesuaikan. Apabila jarak antara roda kanan dan kiri sudah sesuai, dan bagian belakangnya sudah sesuai, maka laju mobil akan seimbang dan dapat berjalan lurus.

Kingpin Inclination
Kingpin Inclination adalah sudut terhadap garis vertikal dan bisa dilihat dari bagian depan kendaraan, atau disebut juga Steering Axis Inclination yang dapat menimbulkan jarak offset semakin kecil. Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui kestabilan kemudi ketika menggelinding di sekitar kingpin. Ketika kendaraan berhenti, maka gaya jadi lebih kecil untuk memutarkan kemudi. Kemudian pemeriksaan ini juga dapat menciptakan pengaruh self centering yang lebih kuat, membuat roda depan yang dibelokkan saat melewati tikungan dapat kembali lurus ke depan.

“Pentingnya melakukan pemeriksaan wheel alignment atau spooring adalah untuk menghindari kondisi mobil yang tidak seimbang atau tidak berjalan lurus dan sangat penting dilakukan setidaknya enam bulan sekali. Apabila mobil terkena benturan, sering melewati jalan yang berlubang, kemudi terasa berat, tidak stabil, roda tidak kembali dengan baik, dan ban cepat aus, pengendara dapat melakukan pemeriksaan di bengkel resmi Suzuki yang tersebar di seluruh Indonesia dan akan ditangani oleh teknisi yang sudah berpengalaman untuk menjaga kondisi mobil tetap stabil ketika sedang digunakan dalam jarak dekat maupun jauh,”

Cara Mengaktifkan Fitur Child Lock Pada Mobil

Salah satu alasan banyak orang membeli mobil adalah agar bisa berkendara dan mengangkut serta seluruh anggota keluarga, tak terkecuali buah hati Anda. Seiring dengan perkembangan teknologi otomotif, saat ini pada mobil terbaru tak hanya mengedepankan performa tapi juga kenyamanan dan keamanan saat Anda berkendara membawa si kecil. Fitur keamanan untuk anak-anak juga bisa dengan mudah Anda temui, salah satunya adalah child lock.



Fitur keamanan yang juga kerap disebut dengan safety lock ini biasanya bisa dengan mudah Anda temukan di pintu mobil belakang baik di sisi kanan maupun kiri. Adanya fitur ini membantu Anda untuk menjaga mobil tetap terkunci dan tidak bisa dibuka dari dalam meskipun central lock sudah dibuka. Sehingga si kecil tetap aman di dalam mobil.



Fungsi Child Lock

Seperti yang disebutkan sebelumnya, fungsi fitur ini adalah menjaga keamanan penumpang terutama anak-anak saat berada di dalam mobil. Mengingat anak-anak biasanya sangat ingin tahu dan suka bermain-main dengan berbagai bagian mobil, tidak terkecuali mencoba-coba untuk membuka jendela bahkan hingga pintu.



Karenanya fitur ini hadir untuk menjamin anak-anak tidak bisa membuka pintu dari dalam apalagi membukanya pada posisi mobil sedang berjalan. Sehingga Anda yang sedang menyetir jadi bisa lebih tenang dan fokus karena anak-anak bisa tetap aman duduk di kursi belakang.



Cara Mengaktifkan Child Lock Di Mobil Anda



Seperti telah disebut sebelumnya, fitur child lock ini biasanya sudah ada pada mobil Suzuki terbaru, terutama pada mobil-mobil yang memang sudah terkenal dijadikan mobil keluarga seperti mobil Suzuki Ertiga atau mobil APV dari Suzuki. Bagaimana cara mengaktifkan fitur ini? Ikuti langkah berikut!

Pertama, Anda harus membuka pintu tempat duduk bagian belakang mobil Anda
Temukan tuas kecil bertuliskan “lock” dan “unlock” pada bagian sisi dalam pintu
Geser tuas tersebut dengan jari Anda ke posisi “lock” untuk mengaktifkan fitur ini
Fitur child lock telah aktif dan tidak akan bisa dibuka dari dalam meski central lock tidak terkunci
Untuk menonaktifkannya buka kembali pintu dari luar dan geser tuas ke posisi unlock


Cukup mudah bukan mengaktifkan fitur child lock? Jika Anda berniat membeli mobil untuk keluarga, pastikan mobil idaman Anda telah memiliki fitur ini.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai